Jemaah dalam sejarah kekerasan
Tanumah–Sadwan adalah peristiwa yang dibahas dalam kajian mengenai korban Yaman sebelum kerajaan 1932.
Peristiwa menurut penulis
Al-Ahnoomi menempatkan pembunuhan jemaah Yaman di Tanumah dan Sadwan pada 1923.
Atribusi pelaku
Dalam abstraknya, penulis mengidentifikasi pasukan Ikhwan yang loyal kepada Abdulaziz Ibn Saud sebagai pelaku.
Korban yang dibahas
Penelitian itu menggambarkan korban sebagai jemaah tidak bersenjata yang sedang menuju pelaksanaan haji.
Metode yang dinyatakan
Penulis menyebut dokumen, manuskrip, kesaksian penyintas dan keturunan, serta penelitian modern sebagai bahan kajiannya.
Batas pemeriksaan
Yang diperiksa untuk halaman ini adalah abstrak dan metadata artikel, bukan seluruh dokumen yang mendasari kesimpulannya.
Klaim berat perlu silang
Tuduhan strategi sengaja dan keterlibatan Inggris merupakan kesimpulan penulis; keduanya belum dikonfirmasi independen dalam dossier ini.
Terbuka untuk pengujian
Peristiwa tetap dicatat, dengan atribusi yang jelas. Jumlah korban pasti dan rantai komando tidak dinyatakan sebagai fakta mapan.
Sumber & referensi
- ACADEMIC ARTICLE
[1] Motives and Events of the Massacre of Yemeni Pilgrims in Tanuma and Sadwan by Ibn Saud’s Forces in 1923
Hammood Abdullah Yahya Al-Ahnoomi · 2026
Lokator: Sana’a University Journal of Human Sciences 5(1), 354–393; abstrak; DOI 10.59628/jhs.v5i1.2577
Pemeriksaan: ABSTRAK DIPERIKSA; BELUM DIKONFIRMASI SILANG
Buka sumber ↗
Bacaan akademis lanjutan
Daftar berikut adalah arah pendalaman. Status bibliografis tidak berarti seluruh halaman buku telah diperiksa untuk copy di atas.
- Hammood Abdullah Yahya Al-Ahnoomi. Motives and Events of the Massacre of Yemeni Pilgrims in Tanuma and Sadwan by Ibn Saud’s Forces in 1923 (2026). Sana’a University Journal of Human Sciences 5(1), pp.354–393; DOI 10.59628/jhs.v5i1.2577; abstrak dibaca
Catatan pembacaan dan batas bukti
- Hanya satu kajian yang telah diperiksa pada tingkat abstrak. Tidak ada klaim konfirmasi independen.
- Jangan mengubah teks ini menjadi tuduhan perintah pribadi Ibn Saud tanpa bukti tambahan.